Kabar Terkini  11 Oktober 2021, 12:35

Kementerian Keuangan Resmi Rilis Meterai Elektronik dengan Nominal Rp10.000

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Kementerian Keuangan Resmi Rilis Meterai Elektronik dengan Nominal Rp10.000

Sesuai dengan perkembangan ekonomi digital dan teknologi informatika yang semakin pesat, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati secara resmi meluncurkan meterai elektronik atau e-meterai. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai menjadi landasan hukum pengenaan bea meterai terhadap dokumen elektronik tertentu. Menkeu berharap peluncuran e-meterai ini mampu mentransformasi ekonomi Indonesia menuju arah yang lebih baik lagi.
 

“Munculnya teknologi digital yang semakin lama menjadi semakin penting di dalam kehidupan manusia termasuk di dalam kehidupan ekonomi, memunculkan kebutuhan-kebutuhan baru bagi pemerintah tidak hanya dari sisi policy dan regulasi namun dari sisi instrumen dan juga kelengkapannya,” ungkap Menkeu dalam pidatonya pada Peluncuran Meterai Elektronik, Jumat (01/10).
 

Pandemi Covid-19 turut mengakselerasi penggunaan teknologi digital, sehingga banyak transaksi yang juga beralih ke platform digital. Adanya transaksi elektronik berakibat dokumen juga dilakukan secara elektronik.
 

“Kita juga harus menyiapkan infrastruktur dan kesiapan sisi instrumennya,” jelas Menkeu.
 

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyiapkan seluruh kesiapan dari sisi teknikal maupun aplikasi bekerja sama dengan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri). Perum Peruri ditunjuk sebagai institusi yang sah mengeluarkan meterai elektronik seperti halnya meterai yang sifatnya fisik.
 

Menkeu mengingatkan DJP dan Perum Peruri untuk melakukan edukasi, kampanye, dan penyampaian informasi kepada masyarakat dalam penggunaan e-meterai ini. Meterai elektronik akan meningkatkan pengalaman permeteraian dalam aspek keamanan, kenyamanan, ketersediaan, dan kemudahan bagi masyarakat.
 

“DJP dan Perum Peruri sebagai institusi yang ditunjuk untuk memproduksi e-meterai, harus memberikan assurance atau keamanan dan keyakinan bagi seluruh penggunanya yaitu para stakeholder ekonomi di Indonesia, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh lembaga-lembaga termasuk lembaga keuangan yang terlibat,” tandas Menkeu.
 

Meterai elektronik dibekali teknologi digital signature X.509 SHA 512 dan tiga fitur keamanan tambahan. Pertama OVERT, dimana 70% desain meterai elektronik merupakan barcode unik yang berbeda setiap meterai. Kedua COVERT, Peruri seal hanya dapat dibaca dengan scanner atau aplikasi khusus dari peruri dan signature panel yang dapat dilihat menggunakan aplikasi pdf adobe acrobat reader. Ketiga dengan pembuktian forensik oleh Peruri.

Ciri e-meterai / ANTARA 2021


Meterai elektronik tersedia melalui portal e-meterai yang menghubungkan individu dapat memesan langsung dan mempermudah perusahaan dalam melakukan pembelian maupun pembubuhan secara langsung. Meterai elektronik mudah dan aman. 


Tampilan website e-materai (pos.e-meterai.co.id)
 

Berikut ini cara mendapatkan dan menggunakan e-materai melalui laman resminya:
 

1. Buka laman resmi e-materai di https://pos.e-meterai.co.id. 

2. Klik "Beli E-Materai".

3. Masukkan email dan password yang telah didaftarkan. 

4. Jika belum punya, buat akun terlebih dahulu. Masukkan OTP yang dikirim melalui SMS untuk validasi. 

5. Klik bagian kanan atas untuk melihat apakah masih tersedia kuota e-meterai atau tidak. 

6. Apabila kuota kosong, lakukan melakukan dengan cara klik menu yang tersedia. 

7. Isi detail dokumen yang akan dibubuhi e-meterai seperti tanggal, nomor dokumen jika ada, dan tipe dokumen. 

8. Unggah dokumen yang akan digunakan. Lalu, sesuaikan posisi meterai sesuai aturan yang berlaku. 

9. Klik bubuhkan meterai, klik "Ya". Apabila baru pertama menggunakan e-materai, maka akan muncul menu pembuatan pin. Untuk penggunaan berikutnys hanya akan muncul menu masukkan pin.

10.  Masukkan pin dan tunggu beberapa saat sampai proses pembubuhan selesai.  

11. Jika sudah selesai bisa langsung mengunduh PDF yang sudah dibubuhi e-meterai. Selain itu, bisa juga mengirim ulang file tersebut ke email yang telah didaftarkan. 

 

Baca Artikel Lain

Indonesia Berhasil Menjuarai Piala Thomas 2020
Film 'Yuni' Mewakili Indonesia di Ajang Oscar 2022
Pengajuan QR Code PeduliLindungi untuk Perusahaan atau Pelaku Usaha
Kementerian Keuangan Resmi Rilis Meterai Elektronik dengan Nominal Rp10.000
Merah Putih Berkibar di Kejuaraan Dunia Panahan Berkuda

Kabar Terkini  11 Oktober 2021, 12:35

Kementerian Keuangan Resmi Rilis Meterai Elektronik dengan Nominal Rp10.000

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Kementerian Keuangan Resmi Rilis Meterai Elektronik dengan Nominal Rp10.000

Sesuai dengan perkembangan ekonomi digital dan teknologi informatika yang semakin pesat, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati secara resmi meluncurkan meterai elektronik atau e-meterai. Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai menjadi landasan hukum pengenaan bea meterai terhadap dokumen elektronik tertentu. Menkeu berharap peluncuran e-meterai ini mampu mentransformasi ekonomi Indonesia menuju arah yang lebih baik lagi.
 

“Munculnya teknologi digital yang semakin lama menjadi semakin penting di dalam kehidupan manusia termasuk di dalam kehidupan ekonomi, memunculkan kebutuhan-kebutuhan baru bagi pemerintah tidak hanya dari sisi policy dan regulasi namun dari sisi instrumen dan juga kelengkapannya,” ungkap Menkeu dalam pidatonya pada Peluncuran Meterai Elektronik, Jumat (01/10).
 

Pandemi Covid-19 turut mengakselerasi penggunaan teknologi digital, sehingga banyak transaksi yang juga beralih ke platform digital. Adanya transaksi elektronik berakibat dokumen juga dilakukan secara elektronik.
 

“Kita juga harus menyiapkan infrastruktur dan kesiapan sisi instrumennya,” jelas Menkeu.
 

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyiapkan seluruh kesiapan dari sisi teknikal maupun aplikasi bekerja sama dengan Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia (Perum Peruri). Perum Peruri ditunjuk sebagai institusi yang sah mengeluarkan meterai elektronik seperti halnya meterai yang sifatnya fisik.
 

Menkeu mengingatkan DJP dan Perum Peruri untuk melakukan edukasi, kampanye, dan penyampaian informasi kepada masyarakat dalam penggunaan e-meterai ini. Meterai elektronik akan meningkatkan pengalaman permeteraian dalam aspek keamanan, kenyamanan, ketersediaan, dan kemudahan bagi masyarakat.
 

“DJP dan Perum Peruri sebagai institusi yang ditunjuk untuk memproduksi e-meterai, harus memberikan assurance atau keamanan dan keyakinan bagi seluruh penggunanya yaitu para stakeholder ekonomi di Indonesia, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh lembaga-lembaga termasuk lembaga keuangan yang terlibat,” tandas Menkeu.
 

Meterai elektronik dibekali teknologi digital signature X.509 SHA 512 dan tiga fitur keamanan tambahan. Pertama OVERT, dimana 70% desain meterai elektronik merupakan barcode unik yang berbeda setiap meterai. Kedua COVERT, Peruri seal hanya dapat dibaca dengan scanner atau aplikasi khusus dari peruri dan signature panel yang dapat dilihat menggunakan aplikasi pdf adobe acrobat reader. Ketiga dengan pembuktian forensik oleh Peruri.

Ciri e-meterai / ANTARA 2021


Meterai elektronik tersedia melalui portal e-meterai yang menghubungkan individu dapat memesan langsung dan mempermudah perusahaan dalam melakukan pembelian maupun pembubuhan secara langsung. Meterai elektronik mudah dan aman. 


Tampilan website e-materai (pos.e-meterai.co.id)
 

Berikut ini cara mendapatkan dan menggunakan e-materai melalui laman resminya:
 

1. Buka laman resmi e-materai di https://pos.e-meterai.co.id. 

2. Klik "Beli E-Materai".

3. Masukkan email dan password yang telah didaftarkan. 

4. Jika belum punya, buat akun terlebih dahulu. Masukkan OTP yang dikirim melalui SMS untuk validasi. 

5. Klik bagian kanan atas untuk melihat apakah masih tersedia kuota e-meterai atau tidak. 

6. Apabila kuota kosong, lakukan melakukan dengan cara klik menu yang tersedia. 

7. Isi detail dokumen yang akan dibubuhi e-meterai seperti tanggal, nomor dokumen jika ada, dan tipe dokumen. 

8. Unggah dokumen yang akan digunakan. Lalu, sesuaikan posisi meterai sesuai aturan yang berlaku. 

9. Klik bubuhkan meterai, klik "Ya". Apabila baru pertama menggunakan e-materai, maka akan muncul menu pembuatan pin. Untuk penggunaan berikutnys hanya akan muncul menu masukkan pin.

10.  Masukkan pin dan tunggu beberapa saat sampai proses pembubuhan selesai.  

11. Jika sudah selesai bisa langsung mengunduh PDF yang sudah dibubuhi e-meterai. Selain itu, bisa juga mengirim ulang file tersebut ke email yang telah didaftarkan. 

 

Baca Artikel Lain

Kabar Terkini  18 Oktober 2021

Indonesia Berhasil Menjuarai Piala Thomas 2020

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


62 Pride  15 Oktober 2021

Film 'Yuni' Mewakili Indonesia di Ajang Oscar 2022

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka




62 Pride  06 Oktober 2021

Merah Putih Berkibar di Kejuaraan Dunia Panahan Berkuda

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Artikel Terbaru