Bisnis Lokal  04 November 2020, 10:50

Dana Hibah Pariwisata Sebesar Rp3,3 triliun untuk Bangkitkan Kembali Industri Pariwisata

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Dana Hibah Pariwisata Sebesar Rp3,3 triliun untuk Bangkitkan Kembali Industri Pariwisata

Hi Lokalovers!

Pandemi Covid-19 yang terjadi membuat terbatasnya mobilitas masyarakat dan beberapa waktu yang lalu ditutupnya tempat-tempat rekreasi dan hiburan memberikan dampak ekonomi cukup besar terhadap sektor pariwisata. Dampak kontraksi pertumbuhan ekonomi nasional terhadap sektor pariwisata Tanah Air yang cukup dalam dirasakan oleh sejumlah provinsi yang mengandalkan sektor pariwisata seperti Bali, Kepulauan Riau, dan Jawa Barat. Memasuki penerapan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 ini, pada sektor pariwisata berangsung-angsur mulai menggeliat karena ada peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya pada saat weekend. Pendapatan ekonomi para pengelola wisata pun sudah mulai  mengalami peningkatan, setelah sebelumnya di masa pandemi Covid-19, selama tiga bulan lalu obyek wisata banyak yang sempat tutup. 


Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) siapkan Dana Hibah Pariwisata sebesar Rp3,3 triliun untuk sokong industri pariwisata untuk disalurkan sampai Desember 2020. Hibah akan disalurkan ke 101 kabupaten/kota yang memenuhi kriteria. Hibah ini juga diharapkan dapat membantu peningkatan penerapan protokol Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) di destinasi wisata, sehingga tercipta rasa aman & nyaman bagi wisatawan. Pelaksanaan protokol kesehatan dengan baik adalah kunci keberhasilan sektor pariwisata agar dapat lebih cepat bangkit.

 

Dari 4 klaster yang menjadi fokus program PEN, sektor Perlindungan Sosial dan sektor UMKM menjadi dua sektor dengan progres realisasi tertinggi, sektor Kementerian/Lembaga dan Pemda (K/L/D) relatif lebih rendah realisasinya, sedangkan sektor Pembiayaan Korporasi masih melakukan finalisasi program.

 

Program terbaru yang siap diimplementasikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah Dana Hibah Pariwisata senilai Rp3,3 Triliun dalam rangka menekan dampak COVID-19 dan upaya menjaga keberlangsungan ekonomi khususnya pada sektor pariwisata.
 


Dana Hibah Pariwisata merupakan hibah dana tunai melalui mekanisme transfer ke daerah yang ditujukan kepada Pemda  serta usaha hotel dan restoran di 101 daerah kabupaten/kota yang berdasarkan beberapa kriteria, yaitu Ibukota 34 Provinsi, berada di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP), daerah yang termasuk 100 Calendar of Event (COE), destinasi branding, juga daerah  dengan pendapatan dari Pajak Hotel dan Pajak Restoran (PHPR) minimal 15 persen dari total PAD tahun anggaran 2019. Dana Hibah Pariwisata ini akan dilaksanakan hingga bulan Desember 2020.


Selain Dana Hibah Pariwisata, Kemenparekraf/Baparekraf juga bekerja sama dengan Kementerian dan Lembaga lain, untuk menyiapkan berbagai dukungan bagi industri pariwisata, diantaranya adalah restrukturisasi kewajiban perbankan/non perbankan, program penjaminan kredit UKM & Koperasi, program penempatan uang negara pada Bank Himbara dan Bank BPD, relaksasi pajak untuk wajib pajak terdampak pandemi COVID-19, subsidi pembebasan biaya tetap listrik, pinjaman daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur, BLT pekerja formal melalui BPJS dan juga BLT Usaha Mikro dan Kecil.

 

Hibah Pariwisata adalah dana bantuan yang disalurkan bagi Pemda dan Industri Pariwisata khusus hotel dan restoran agar dapat meningkatkan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE demi mendukung percepatan pemulihan sektor parekraf di masa pandemi ini. 

 

Baca Artikel Lain

Noken Papua Jadi Google Doodle

62 Pride  04 Desember 2020, 14:56

Noken Papua Jadi Google Doodle

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Hi Lokalovers! Tahukah kamu, Google Doodle hari ini menampilkan Noken Papua. Nampak dalam Google Doodle, ada 2 orang Papua yang sedang menggunakan noken di kepala dan menghadap gunung. Pada Read more...

Pesona Wisata #NewNormal di Labuan Bajo
Indonesia Peringkat 2 Bank Berkelanjutan di ASEAN
Arti Sesajen Bagi Masyarakat Bali
Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022

Bisnis Lokal  04 November 2020, 10:50

Dana Hibah Pariwisata Sebesar Rp3,3 triliun untuk Bangkitkan Kembali Industri Pariwisata

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Dana Hibah Pariwisata Sebesar Rp3,3 triliun untuk Bangkitkan Kembali Industri Pariwisata

Hi Lokalovers!

Pandemi Covid-19 yang terjadi membuat terbatasnya mobilitas masyarakat dan beberapa waktu yang lalu ditutupnya tempat-tempat rekreasi dan hiburan memberikan dampak ekonomi cukup besar terhadap sektor pariwisata. Dampak kontraksi pertumbuhan ekonomi nasional terhadap sektor pariwisata Tanah Air yang cukup dalam dirasakan oleh sejumlah provinsi yang mengandalkan sektor pariwisata seperti Bali, Kepulauan Riau, dan Jawa Barat. Memasuki penerapan adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi Covid-19 ini, pada sektor pariwisata berangsung-angsur mulai menggeliat karena ada peningkatan kunjungan wisatawan, khususnya pada saat weekend. Pendapatan ekonomi para pengelola wisata pun sudah mulai  mengalami peningkatan, setelah sebelumnya di masa pandemi Covid-19, selama tiga bulan lalu obyek wisata banyak yang sempat tutup. 


Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) siapkan Dana Hibah Pariwisata sebesar Rp3,3 triliun untuk sokong industri pariwisata untuk disalurkan sampai Desember 2020. Hibah akan disalurkan ke 101 kabupaten/kota yang memenuhi kriteria. Hibah ini juga diharapkan dapat membantu peningkatan penerapan protokol Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) di destinasi wisata, sehingga tercipta rasa aman & nyaman bagi wisatawan. Pelaksanaan protokol kesehatan dengan baik adalah kunci keberhasilan sektor pariwisata agar dapat lebih cepat bangkit.

 

Dari 4 klaster yang menjadi fokus program PEN, sektor Perlindungan Sosial dan sektor UMKM menjadi dua sektor dengan progres realisasi tertinggi, sektor Kementerian/Lembaga dan Pemda (K/L/D) relatif lebih rendah realisasinya, sedangkan sektor Pembiayaan Korporasi masih melakukan finalisasi program.

 

Program terbaru yang siap diimplementasikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif adalah Dana Hibah Pariwisata senilai Rp3,3 Triliun dalam rangka menekan dampak COVID-19 dan upaya menjaga keberlangsungan ekonomi khususnya pada sektor pariwisata.
 


Dana Hibah Pariwisata merupakan hibah dana tunai melalui mekanisme transfer ke daerah yang ditujukan kepada Pemda  serta usaha hotel dan restoran di 101 daerah kabupaten/kota yang berdasarkan beberapa kriteria, yaitu Ibukota 34 Provinsi, berada di 10 Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) dan 5 Destinasi Super Prioritas (DSP), daerah yang termasuk 100 Calendar of Event (COE), destinasi branding, juga daerah  dengan pendapatan dari Pajak Hotel dan Pajak Restoran (PHPR) minimal 15 persen dari total PAD tahun anggaran 2019. Dana Hibah Pariwisata ini akan dilaksanakan hingga bulan Desember 2020.


Selain Dana Hibah Pariwisata, Kemenparekraf/Baparekraf juga bekerja sama dengan Kementerian dan Lembaga lain, untuk menyiapkan berbagai dukungan bagi industri pariwisata, diantaranya adalah restrukturisasi kewajiban perbankan/non perbankan, program penjaminan kredit UKM & Koperasi, program penempatan uang negara pada Bank Himbara dan Bank BPD, relaksasi pajak untuk wajib pajak terdampak pandemi COVID-19, subsidi pembebasan biaya tetap listrik, pinjaman daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur, BLT pekerja formal melalui BPJS dan juga BLT Usaha Mikro dan Kecil.

 

Hibah Pariwisata adalah dana bantuan yang disalurkan bagi Pemda dan Industri Pariwisata khusus hotel dan restoran agar dapat meningkatkan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE demi mendukung percepatan pemulihan sektor parekraf di masa pandemi ini. 

 

Baca Artikel Lain

62 Pride  04 Desember 2020

Noken Papua Jadi Google Doodle

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


62 Pride  02 Desember 2020

Pesona Wisata #NewNormal di Labuan Bajo

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Bisnis Lokal  02 Desember 2020

Indonesia Peringkat 2 Bank Berkelanjutan di ASEAN

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Komunitas & Sosial  30 November 2020

Arti Sesajen Bagi Masyarakat Bali

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Kabar Terkini  26 November 2020

Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Artikel Terbaru

62 Pride  04 Desember 2020

Noken Papua Jadi Google Doodle

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

62 Pride  02 Desember 2020

Pesona Wisata #NewNormal di Labuan Bajo

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

Bisnis Lokal  02 Desember 2020

Indonesia Peringkat 2 Bank Berkelanjutan di ASEAN

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

Komunitas & Sosial  30 November 2020

Arti Sesajen Bagi Masyarakat Bali

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

Kabar Terkini  26 November 2020

Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka