62 Pride  22 April 2021, 08:23

Geopark Belitung Resmi Diakui Sebagai UNESCO Global Geopark

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Geopark Belitung Resmi Diakui Sebagai UNESCO Global Geopark

Hi Lokalovers! Kamu sudah pernah menikmati keindahan Pulau Belitung belum, nih? Kalau belum, wajib banget menyempatkan waktu ke Negeri Laskar Pelangi ini minimal sekali seumur hidup! Bukan tanpa alasan, pesona kekayaan alam di Pulau Belitung atau yang juga dikenal sebagai Belitong ini sangatlah banyak, bahkan telah diakui dunia! Seperti UNESCO yang belum lama ini menetapkan Geopark Belitung sebagai UNESCO Global Geopark. Wah, bikin jadi makin bangga dengan pesona alam yang ada #DiIndonesiaAja, ya!
 

Penasaran bagaimana awal mula cerita Geopark Belitung yang sukses mendunia? Cari tahu informasi lengkapnya berikut ini, yuk!

 

Geopark Belitung yang resmi diakui menjadi UNESCO Global Geopark

 

Tahun 2021 menjadi momen bersejarah bagi Geopark Belitung, karena telah berhasil terpilih sebagai geopark nasional Indonesia ke-6 yang masuk ke dalam daftar UNESCO Global Geopark. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil sidang virtual ke-211 Dewan Eksekutif UNESCO yang dipimpin dari Paris pada 15 April 2021.
 

Geopark Belitung sukses mengantongi gelar baru sebagai Global Geopark sebab dinilai memiliki keberagaman geologis, seperti lanskap alam, bebatuan, mineral, proses geologis dan tektonik, serta evolusi bumi yang telah terjadi di Belitung.​ Nggak hanya itu, perpaduan budaya, biologis, dan geografis yang saling berkaitan juga menjadi daya pikat Geopark Belitung yang membuat UNESCO mantap memilih destinasi indah #DiIndonesiaAja ini sebagai Global Geopark.
 

Hal lain yang juga bisa bikin makin bangga adalah keberadaan aneka ragam fauna dan flora unik yang hidup di Pulau Belitung nih, beberapa di antaranya seperti ikan toman, ikan hampala, tarsius, hingga tumbuhan obat herbal yang masih dilestarikan oleh penduduk lokal.

 

Detail lokasi dan cara menuju ke Geopark Belitung

Sebelum lanjut ke ragam destinasi menarik yang ada di Geopark Belitung, kamu tahu nggak di mana letak UNESCO Geopark Global yang satu ini? Betul! Geopark Belitung terletak di Pulau Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di lahan seluas 4.800 km2 daratan dan 13.000 km2 lautan.
 

Untuk bisa sampai ke sini, ada beberapa alternatif yang bisa dipilih. Yang pertama menggunakan transportasi udara, yaitu melalui penerbangan langsung dari Jakarta ke Bandara HAS Hanandjoeddin (TJQ) di Tanjung Pandan, Belitung. Atau juga bisa dengan penerbangan transit ke Bandara Depati Amir Pangkalpinang (PGK) di Pulau Bangka. Dari Bangka, tersedia dua penerbangan lanjutan setiap harinya ke Belitung dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
 

Yang kedua adalah menggunakan transportasi laut dengan kapal. Jika ingin merasakan pilihan perjalanan dengan moda transportasi yang satu ini, kamu bisa menaiki kapal cepat Express Bahari yang tersedia dari Pangkal Pinang ke Belitung, pukul 13.00 WIB pada hari Selasa dan Sabtu, sedangkan dari Belitung ke Pangkal Pinang pada hari Senin dan Jumat pukul 09.00 WIB. Lama perjalanan ke Pulau Belitung dengan kapal ini dapat ditempuh sekitar 4 jam.

 

Ragam destinasi menarik yang ada di Geopark Belitung

Dari jumlah total 17 geosite, ada beberapa pilihan destinasi menarik di Geopark Belitung yang pantang untuk dilewatkan. Mulai dari spot foto instagrammable, pantai sejernih kaca, hingga fauna langka yang istimewa, semua bisa kamu temukan di ragam destinasi menarik yang ada di Geopark Belitung. Ini dia beberapa di antaranya!

 

Tanjung Kelayang


Belum lengkap rasanya jika ke Belitung, tanpa mengunjungi destinasi yang satu ini. Ya, apalagi kalau bukan Tanjung Kelayang? Pantai yang terletak di Desa Keciput, Kecamatan Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung ini memiliki tekstur pasir yang halus dan air laut bergradasi biru, sehingga sangat cocok untuk berjalan kaki menyusuri pantai sambil menyaksikan panorama alam yang membuai. Buat kamu yang hobi snorkeling, Pantai Tanjung Kelayang merupakan tempat yang pas, sebab air lautnya sangat jernih dan biota laut yang tersimpan di dalamnya juga sangat beragam.


Seperti pantai-pantai lainnya di Belitung, Tanjung Kelayang juga dihiasi oleh deretan batu granit raksasa di beberapa sudutnya. Bahkan, batuan granit yang terdapat di sini sudah berumur hingga 213 juta tahun, lho. Kalau ke sini, jangan lupa untuk mengunjungi salah satu geosite terkenalnya, yaitu tumpukan batu raksasa yang berbentuk menyerupai kepala burung. Unik banget kan?

 

Bukit Peramun

Terletak di Desa Aik Selumar, Kecamatan Sijuk dan berjarak sekitar 22 km dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Bukit Peramun adalah destinasi yang wajib kamu kunjungi selanjutnya. Bukit Peramun merupakan hutan yang memiliki sekitar 149 spesies tumbuhan di dalamnya, kebanyakan di antaranya merupakan tanaman obat atau ramuan. Itulah mengapa bukit ini dinamakan Peramun. Selain ragam spesies pepohonan, kamu juga bisa menemukan hewan tarsius yang langka lho di sini, Nah, untuk menyaksikan pemandangan hutan yang luas serta tingkah laku tarsius langsung di habitatnya, kamu bisa mengamatinya dari spot pengamatan yang berada di puncak bukit batu.

 

Sukses membuat keindahan alam #DiIndonesiaAja semakin santer terdengar hingga kancah internasional, prestasi dari Pulau Belitung ini patut dibanggakan nih. Yuk, tetap semangat bangkit di tengah situasi pandemi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan demi diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai ya!

 

Baca Artikel Lain

Kostum Komodo Ayu Maulida Gegerkan Ajang Miss Universe
Blue Carbon Indonesia Simpan 17 Persen Cadangan Dunia
Letda Ajeng Tresna, Perempuan Penerbang Tempur Pertama Dalam Sejarah TNI AU
Pandemi Percepat Penerapan Smart City di Indonesia
Indonesia Raih 2 Gelar: Raja Minyak Sawit &  Raja Biodiesel Dunia

62 Pride  22 April 2021, 08:23

Geopark Belitung Resmi Diakui Sebagai UNESCO Global Geopark

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Geopark Belitung Resmi Diakui Sebagai UNESCO Global Geopark

Hi Lokalovers! Kamu sudah pernah menikmati keindahan Pulau Belitung belum, nih? Kalau belum, wajib banget menyempatkan waktu ke Negeri Laskar Pelangi ini minimal sekali seumur hidup! Bukan tanpa alasan, pesona kekayaan alam di Pulau Belitung atau yang juga dikenal sebagai Belitong ini sangatlah banyak, bahkan telah diakui dunia! Seperti UNESCO yang belum lama ini menetapkan Geopark Belitung sebagai UNESCO Global Geopark. Wah, bikin jadi makin bangga dengan pesona alam yang ada #DiIndonesiaAja, ya!
 

Penasaran bagaimana awal mula cerita Geopark Belitung yang sukses mendunia? Cari tahu informasi lengkapnya berikut ini, yuk!

 

Geopark Belitung yang resmi diakui menjadi UNESCO Global Geopark

 

Tahun 2021 menjadi momen bersejarah bagi Geopark Belitung, karena telah berhasil terpilih sebagai geopark nasional Indonesia ke-6 yang masuk ke dalam daftar UNESCO Global Geopark. Keputusan tersebut diambil berdasarkan hasil sidang virtual ke-211 Dewan Eksekutif UNESCO yang dipimpin dari Paris pada 15 April 2021.
 

Geopark Belitung sukses mengantongi gelar baru sebagai Global Geopark sebab dinilai memiliki keberagaman geologis, seperti lanskap alam, bebatuan, mineral, proses geologis dan tektonik, serta evolusi bumi yang telah terjadi di Belitung.​ Nggak hanya itu, perpaduan budaya, biologis, dan geografis yang saling berkaitan juga menjadi daya pikat Geopark Belitung yang membuat UNESCO mantap memilih destinasi indah #DiIndonesiaAja ini sebagai Global Geopark.
 

Hal lain yang juga bisa bikin makin bangga adalah keberadaan aneka ragam fauna dan flora unik yang hidup di Pulau Belitung nih, beberapa di antaranya seperti ikan toman, ikan hampala, tarsius, hingga tumbuhan obat herbal yang masih dilestarikan oleh penduduk lokal.

 

Detail lokasi dan cara menuju ke Geopark Belitung

Sebelum lanjut ke ragam destinasi menarik yang ada di Geopark Belitung, kamu tahu nggak di mana letak UNESCO Geopark Global yang satu ini? Betul! Geopark Belitung terletak di Pulau Belitung, Kepulauan Bangka Belitung, tepatnya di lahan seluas 4.800 km2 daratan dan 13.000 km2 lautan.
 

Untuk bisa sampai ke sini, ada beberapa alternatif yang bisa dipilih. Yang pertama menggunakan transportasi udara, yaitu melalui penerbangan langsung dari Jakarta ke Bandara HAS Hanandjoeddin (TJQ) di Tanjung Pandan, Belitung. Atau juga bisa dengan penerbangan transit ke Bandara Depati Amir Pangkalpinang (PGK) di Pulau Bangka. Dari Bangka, tersedia dua penerbangan lanjutan setiap harinya ke Belitung dengan waktu tempuh sekitar 30 menit.
 

Yang kedua adalah menggunakan transportasi laut dengan kapal. Jika ingin merasakan pilihan perjalanan dengan moda transportasi yang satu ini, kamu bisa menaiki kapal cepat Express Bahari yang tersedia dari Pangkal Pinang ke Belitung, pukul 13.00 WIB pada hari Selasa dan Sabtu, sedangkan dari Belitung ke Pangkal Pinang pada hari Senin dan Jumat pukul 09.00 WIB. Lama perjalanan ke Pulau Belitung dengan kapal ini dapat ditempuh sekitar 4 jam.

 

Ragam destinasi menarik yang ada di Geopark Belitung

Dari jumlah total 17 geosite, ada beberapa pilihan destinasi menarik di Geopark Belitung yang pantang untuk dilewatkan. Mulai dari spot foto instagrammable, pantai sejernih kaca, hingga fauna langka yang istimewa, semua bisa kamu temukan di ragam destinasi menarik yang ada di Geopark Belitung. Ini dia beberapa di antaranya!

 

Tanjung Kelayang


Belum lengkap rasanya jika ke Belitung, tanpa mengunjungi destinasi yang satu ini. Ya, apalagi kalau bukan Tanjung Kelayang? Pantai yang terletak di Desa Keciput, Kecamatan Tanjung Kelayang, Kabupaten Belitung, Kepulauan Bangka Belitung ini memiliki tekstur pasir yang halus dan air laut bergradasi biru, sehingga sangat cocok untuk berjalan kaki menyusuri pantai sambil menyaksikan panorama alam yang membuai. Buat kamu yang hobi snorkeling, Pantai Tanjung Kelayang merupakan tempat yang pas, sebab air lautnya sangat jernih dan biota laut yang tersimpan di dalamnya juga sangat beragam.


Seperti pantai-pantai lainnya di Belitung, Tanjung Kelayang juga dihiasi oleh deretan batu granit raksasa di beberapa sudutnya. Bahkan, batuan granit yang terdapat di sini sudah berumur hingga 213 juta tahun, lho. Kalau ke sini, jangan lupa untuk mengunjungi salah satu geosite terkenalnya, yaitu tumpukan batu raksasa yang berbentuk menyerupai kepala burung. Unik banget kan?

 

Bukit Peramun

Terletak di Desa Aik Selumar, Kecamatan Sijuk dan berjarak sekitar 22 km dari Bandara H.A.S. Hanandjoeddin, Bukit Peramun adalah destinasi yang wajib kamu kunjungi selanjutnya. Bukit Peramun merupakan hutan yang memiliki sekitar 149 spesies tumbuhan di dalamnya, kebanyakan di antaranya merupakan tanaman obat atau ramuan. Itulah mengapa bukit ini dinamakan Peramun. Selain ragam spesies pepohonan, kamu juga bisa menemukan hewan tarsius yang langka lho di sini, Nah, untuk menyaksikan pemandangan hutan yang luas serta tingkah laku tarsius langsung di habitatnya, kamu bisa mengamatinya dari spot pengamatan yang berada di puncak bukit batu.

 

Sukses membuat keindahan alam #DiIndonesiaAja semakin santer terdengar hingga kancah internasional, prestasi dari Pulau Belitung ini patut dibanggakan nih. Yuk, tetap semangat bangkit di tengah situasi pandemi dengan selalu menerapkan protokol kesehatan demi diri sendiri dan orang-orang yang kita cintai ya!

 

Baca Artikel Lain




Gaya Hidup  06 Mei 2021

Pandemi Percepat Penerapan Smart City di Indonesia

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka



Artikel Terbaru