62 Pride  25 Juli 2022, 19:27

Indonesia Raih Lima Medali di Ajang Olimpiade Internasional Fisika

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Indonesia Raih Lima Medali di Ajang Olimpiade Internasional Fisika

Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) berhasil meraih lima medali pada ajang bergengsi Olimpiade Fisika Internasional atau International Physics Olympiad (IPhO) ke-52 IPhO yang digelar secara daring pada 10-17 Juli 2022 di Zurich, Swiss.
 

Tim Olimpiade Fisika Indonesia terdiri atas lima anggota tim. Kelima siswa Indonesia di bidang Fisika ini berasal dari lima sekolah berbeda yang tersebar di empat provinsi Indonesia. Mereka berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih 1 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Kelima siswa ini adalah Jonathan Tjandra dari SMAK Calvin DKI Jakarta, peraih medali emas; John Howard Wijaya dari SMA Darma Yudha Pekanbaru, peraih medali perak; Berwyn dari SMAK Penabur DKI Jakarta, peraih medali perak; David Michael Indraputra dari SMAK Penabur Gading Serpong, peraih medali perak; dan Althaaf Syaikha Nuhaad dari SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta, peraih medali perunggu.


 

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada lima siswa yang berhasil meraih lima medali di ajang IPhO 2022. “Selamat untuk talenta fisika Indonesia dan seluruh tim. Terima kasih atas prestasinya yang membanggakan. Kita yakin ini akan terus menjadi inspirasi keunggulan anak-anak Indonesia dan harapan masa depan bangsa." jelas Asep Sukmayadi. 
 

International Physics Olympiad diikuti oleh 75 negara dengan jumlah peserta 368 siswa. Ke-368 peserta dikawal oleh 145 tim Leader dan 67 Observer serta 135 Pengawas. Kompetisi dibuka pada Minggu (10/07/2022). Terdapat dua tahapan tes yang dilalui oleh peserta. Tes pertama merupakan Tes Eksperimen yang dilaksanakan pada Senin (11/07/2022) dan pada Rabu (13/07/2022) berlangsung Tes Teori. Masing-masing tes (Eksperimen dan Teori) berlangsung selama 5 jam non-stop. Tahapan koreksi dan moderasi berlangsung hingga Jumat malam (15/7/2022). Semua tes pada berlangsung secara daring. Termasuk tes Eksperimen dilakukan secara virtual melalui simulasi komputer.
 

Pelaksanaan IPhO kali ini berbeda dari biasanya. Belarusia yang semula akan menjadi tuan rumah, pada bulan April lalu akhirnya dibatalkan. Pembatalan tersebut sebagai dampak dari terlibatnya Belarusia atas penyerangan Rusia terhadap Ukraina. Bahkan kedua negara (Rusia dan Belarusia) tidak diperkenankan mengikuti kompetisi IPhO tahun ini. Presiden IPhO kemudian menunjuk Swiss sebagai tuan rumah penyelenggara IPhO 2022.
 

“Selamat atas prestasi Tim Olimpiade Fisika Indonesia. Terus berprestasi dan asah kamampuan untuk menjawab tantangan di masa depan,” ungkap Muslih selaku Kasubbag Tata Usaha Pusat Prestasi Nasional.
 

Pada ajang IPhO 2022 Tim Olimpiade Fisika Indonesia dipimpin oleh Dr. Syamsu Rosid (Fisika UI). Tim juga didampingi oleh Dr. Rinto Anugraha (Fisika UGM) dan 2 observer Prof. Dr. Bobby Eka Gunara (Fisika ITB) dan Dr. Budhy Kurniawan (Fisika UI) serta juga melibatkan tim Pengawas yang terdiri dari Zulkarnain MSi dan Robin Kristian.

 

Baca Artikel Lain

ASEAN Para Games 2022: Indonesia Juara Umum!
Indonesia Raih Lima Medali di Ajang Olimpiade Internasional Fisika
Tim Bimasakti UGM Juara Kompetisi Mobil Balap di Belanda
Indonesia Raih 5 Medali Olimpiade Matematika Internasional di Oslo
Resmi! NIK Jadi Pengganti NPWP

Kabar Terkini  20 Juli 2022, 12:26

Resmi! NIK Jadi Pengganti NPWP

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Sah, wajib pajak orang pribadi kini dapat menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dalam memenuhi hak dan kewajiban perpajakannya. Dengan begitu, masyarakat diberikan kemudahan tidak perlu repot Read more...

62 Pride  25 Juli 2022, 19:27

Indonesia Raih Lima Medali di Ajang Olimpiade Internasional Fisika

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Indonesia Raih Lima Medali di Ajang Olimpiade Internasional Fisika

Tim Olimpiade Fisika Indonesia (TOFI) berhasil meraih lima medali pada ajang bergengsi Olimpiade Fisika Internasional atau International Physics Olympiad (IPhO) ke-52 IPhO yang digelar secara daring pada 10-17 Juli 2022 di Zurich, Swiss.
 

Tim Olimpiade Fisika Indonesia terdiri atas lima anggota tim. Kelima siswa Indonesia di bidang Fisika ini berasal dari lima sekolah berbeda yang tersebar di empat provinsi Indonesia. Mereka berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih 1 medali emas, 3 perak, dan 1 perunggu. Kelima siswa ini adalah Jonathan Tjandra dari SMAK Calvin DKI Jakarta, peraih medali emas; John Howard Wijaya dari SMA Darma Yudha Pekanbaru, peraih medali perak; Berwyn dari SMAK Penabur DKI Jakarta, peraih medali perak; David Michael Indraputra dari SMAK Penabur Gading Serpong, peraih medali perak; dan Althaaf Syaikha Nuhaad dari SMA Kesatuan Bangsa Yogyakarta, peraih medali perunggu.


 

Pelaksana tugas (Plt.) Kepala Pusat Pusat Prestasi Nasional, Asep Sukmayadi memberi apresiasi setinggi-tingginya kepada lima siswa yang berhasil meraih lima medali di ajang IPhO 2022. “Selamat untuk talenta fisika Indonesia dan seluruh tim. Terima kasih atas prestasinya yang membanggakan. Kita yakin ini akan terus menjadi inspirasi keunggulan anak-anak Indonesia dan harapan masa depan bangsa." jelas Asep Sukmayadi. 
 

International Physics Olympiad diikuti oleh 75 negara dengan jumlah peserta 368 siswa. Ke-368 peserta dikawal oleh 145 tim Leader dan 67 Observer serta 135 Pengawas. Kompetisi dibuka pada Minggu (10/07/2022). Terdapat dua tahapan tes yang dilalui oleh peserta. Tes pertama merupakan Tes Eksperimen yang dilaksanakan pada Senin (11/07/2022) dan pada Rabu (13/07/2022) berlangsung Tes Teori. Masing-masing tes (Eksperimen dan Teori) berlangsung selama 5 jam non-stop. Tahapan koreksi dan moderasi berlangsung hingga Jumat malam (15/7/2022). Semua tes pada berlangsung secara daring. Termasuk tes Eksperimen dilakukan secara virtual melalui simulasi komputer.
 

Pelaksanaan IPhO kali ini berbeda dari biasanya. Belarusia yang semula akan menjadi tuan rumah, pada bulan April lalu akhirnya dibatalkan. Pembatalan tersebut sebagai dampak dari terlibatnya Belarusia atas penyerangan Rusia terhadap Ukraina. Bahkan kedua negara (Rusia dan Belarusia) tidak diperkenankan mengikuti kompetisi IPhO tahun ini. Presiden IPhO kemudian menunjuk Swiss sebagai tuan rumah penyelenggara IPhO 2022.
 

“Selamat atas prestasi Tim Olimpiade Fisika Indonesia. Terus berprestasi dan asah kamampuan untuk menjawab tantangan di masa depan,” ungkap Muslih selaku Kasubbag Tata Usaha Pusat Prestasi Nasional.
 

Pada ajang IPhO 2022 Tim Olimpiade Fisika Indonesia dipimpin oleh Dr. Syamsu Rosid (Fisika UI). Tim juga didampingi oleh Dr. Rinto Anugraha (Fisika UGM) dan 2 observer Prof. Dr. Bobby Eka Gunara (Fisika ITB) dan Dr. Budhy Kurniawan (Fisika UI) serta juga melibatkan tim Pengawas yang terdiri dari Zulkarnain MSi dan Robin Kristian.

 

Baca Artikel Lain

Kabar Terkini  08 Agustus 2022

ASEAN Para Games 2022: Indonesia Juara Umum!

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka





Kabar Terkini  20 Juli 2022

Resmi! NIK Jadi Pengganti NPWP

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Artikel Terbaru