62 Pride  07 September 2021, 12:36

Indonesia Ukir Sejarah di Ajang Paralimpiade Tokyo 2020

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Indonesia Ukir Sejarah di Ajang Paralimpiade Tokyo 2020

Kontingen Paralimpiade Indonesia meraih prestasi membanggakan di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Dengan torehan dua medali emas, tiga perak dan empat perunggu mampu menempatkan Indonesia di urutan ke 43 daftar perolehan medali.
 

Pencapaian di Paralimpiade 2020 merupakan sejarah baru bagi Indonesia selama berpartisipasi di pesta olah raga ini. Selain itu koleksi medali yang diraih atlet Indonesia mampu melampaui target awal yang ditetapkan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.


Sebelum berangkat ke Tokyo, NPC memasang target satu medali emas, dua perak dan dua perunggu. Namun pada kenyataannya penampilan ciamik atlet Indonesia membuat hampir dua kali lipat melampaui target tersebut.

 

Adapun sembilan medali yang diperoleh Indonesia pada Paralimpiade Tokyo adalah sebagai berikut:
 

1. Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah, cabor para-badminton nomor  ganda putri SL3-SU5 (medali emas); 

2. Leani Ratri Oktila/Hary Susanto, cabor para-badminton nomor ganda campuran SL3-SU5 (medali emas); 

3. Ni Nengah Widiasih, cabor powerlifting nomor 41kg putri (medali perak); 

4. Dheva Anrimusthi, cabor para-badminton nomor tunggal putra SU5 (medali perak); 

5. Leani Ratri Oktila, cabor para-badminton nomor tunggal putri SL4 (medali perak); 

6. Saptoyogo Purnomo, cabor atletik nomor 100m – T37 putra (medali perunggu); 

7. David Jacobs, cabor tenis meja tunggal putra kelas 10 (medali perunggu); 

8. Suryo Nugroho, cabor para-badminton nomor tunggal putra SU5 (medali perunggu); dan 

9. Fredy Setiawan, cabor para-badminton nomor tunggal putra SL4 (medali perunggu).

 

“Tiada kali lain yang dapat kita ucapkan selain bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas pencapaian yang telah kita raih. Alhamdulillah kita mampu mencapai target yang telah ditetapkan,” ucap Andi Herman, Chef de Mission Kontingen Indonesia, dalam rilisnya di Jakarta, Senin (6/9/2021).


Prestasi yang diraih Indonesia merupakan buah dari persiapan jangka panjang berkelanjutan dalam pelatnas NPC (Organisasi olahraga disabilitas) yang diadakan di Solo, Jawa Tengah.
 

“Para atlet telah melakukan latihan di pelatnas sejak 2018 yang awalnya untuk tampil di ASEAN Paragames Filipina yang akhirnya dibatalkan. Kalau untuk persiapan untuk Paralimpiade ini, kami melakukan latihan sejak tahun 2020,” jelas Manajer Tim para bulu tangkis Sapta Kunta Purnama.
 

Torehan prestasi Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 merupakan kejutan bagi olah raga nasional karena mampu meraih total sembilan medali dan menghuni posisi 43 daftar perolehan medali.
 

Hasil itu justru telah menjawab tantangan pemerintah dalam desain besar olah raga nasional, yang mana menargetkan Paralimpiade Indonesia bisa menembus posisi 40 besar pada Paralimpiade Paris 2024 mendatang. Target masuk posisi 40 besar justru telah dipenuhi di Paralimpiade 2020 ini.
 

“Dalam desain besar olah raga nasional, NPC telah membuat road map olah raga nasional hingga 2045 dimana NPC sudah mencanangkan masuk urutan 10 besar pada 2045. Untuk mencapai target itu kita harus melakukan pembinaan secara berkesinambungan,” jelas Rima Ferdianto, Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia.
 

“Untuk tahun ini target kita telah terlampaui sementara untuk tahun 2024, kita menargetkan tiga medali emas serta menargetkan lebih banyak cabang olah raga lagi yang tampil di Paris nanti,” harap Rima.
 

Selain akan mempertahankan tujuh cabor yang telah tampil di Paralimpiade 2020, NPC juga menargetkan ada tambahan dua cabor yakni boccia dan panahan untuk lolos ke Paralimpiade 2024.
 

Untuk meloloskan banyak cabor pada Paralimpiade berikutnya, NPC akan mengirim lebih banyak atlet untuk mengikuti kualifikasi menuju Paralimpiade 2024.
 

Presiden Joko Widodo mengaku bangga dan gembira atas pencapain para atlet yang berpartisipasi di Paralimpiade Tokyo 2020. Dalam sesi Video Call, Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada para atlet dan mengaku siap menyambut para pahlawan bangsa di Istana Negara.
 

Seluruh kontingen Indonesia yang berjuang di Paralimpiade Tokyo telah kembali ke tanah air. Kedatangan kloter terakhir tim Merah Putih itu disambut oleh Menteri Pemuda dan Olah raga, Zainudin Amali di terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa, 7 September 2021, pukul 04.00 WIB.
 

Kepulangan kloter terakhir kontingen Paralimpiade Indonesia ini dipimpin langsung oleh Chef de Mission Andi Herman serta Ketua NPC Indonesia Senny Marbun. Dalam rombongan juga terdapat atlet dari cabang olah raga para-badminton dan para-atletik, termasuk Leani Ratri Oktila, Khalimatus Sadiyah, dan Hary Susanto.
 

Dalam sambutannya Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo menyampaikan salam hangat dan terima kasih kepada semua kontingen Paralimpiade Indonesia.

 

“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih kepada atlet, pelatih dan seluruh kontingen Indonesia. Bapak Presiden juga berpesan bahwa setelah karantina, beliau dijadwalkan akan menerima kontingen Paralimpiade di istana,” ucap Zainudin Amali dalam acara penyambutan, Selasa, 7 September 2021. 

 

"Satu hal yang membanggakan kita, bahwa pencapaian kontingen ini mengalami peningkatan sangat pesat dan luar biasa dibandingkan Paralimpiade Rio de Janiero 2016 dimana saat itu Indonesia hanya berada di peringkat 76, tetapi sekarang naik menjadi peringkat ke 43,” kata Zainudin Amali.

 

Melihat prestasi bagus di Paralimpiade Tokyo 2020, Menpora menegaskan, keberhasilan yang ditunjukkan kontingen Indonesia itu tidak ada bedanya dengan Olimpiade.  Mereka sama-sama bisa menghasilkan prestasi dan bisa mengharumkan nama bangsa. Amali menghimbau kepada masyarakat untuk juga memberikan dukungan yang sama kepada Paralimpiade.


Infografis Liputan6.com

Baca Artikel Lain

Cara Daftar Sertifikasi Halal dari Kemenag untuk UMKM
Jokowi Sampaikan Pidato Sidang PBB Melalui Virtual
Peneliti UGM Masuk Daftar Orang Paling Berpengaruh 2021
PeduliLindungi Berlaku di Tempat Wisata
Diaspora Indonesia Luncurkan Cafe Dangdut di New York

62 Pride  07 September 2021, 12:36

Indonesia Ukir Sejarah di Ajang Paralimpiade Tokyo 2020

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Indonesia Ukir Sejarah di Ajang Paralimpiade Tokyo 2020

Kontingen Paralimpiade Indonesia meraih prestasi membanggakan di ajang Paralimpiade Tokyo 2020. Dengan torehan dua medali emas, tiga perak dan empat perunggu mampu menempatkan Indonesia di urutan ke 43 daftar perolehan medali.
 

Pencapaian di Paralimpiade 2020 merupakan sejarah baru bagi Indonesia selama berpartisipasi di pesta olah raga ini. Selain itu koleksi medali yang diraih atlet Indonesia mampu melampaui target awal yang ditetapkan National Paralympic Committee (NPC) Indonesia.


Sebelum berangkat ke Tokyo, NPC memasang target satu medali emas, dua perak dan dua perunggu. Namun pada kenyataannya penampilan ciamik atlet Indonesia membuat hampir dua kali lipat melampaui target tersebut.

 

Adapun sembilan medali yang diperoleh Indonesia pada Paralimpiade Tokyo adalah sebagai berikut:
 

1. Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah, cabor para-badminton nomor  ganda putri SL3-SU5 (medali emas); 

2. Leani Ratri Oktila/Hary Susanto, cabor para-badminton nomor ganda campuran SL3-SU5 (medali emas); 

3. Ni Nengah Widiasih, cabor powerlifting nomor 41kg putri (medali perak); 

4. Dheva Anrimusthi, cabor para-badminton nomor tunggal putra SU5 (medali perak); 

5. Leani Ratri Oktila, cabor para-badminton nomor tunggal putri SL4 (medali perak); 

6. Saptoyogo Purnomo, cabor atletik nomor 100m – T37 putra (medali perunggu); 

7. David Jacobs, cabor tenis meja tunggal putra kelas 10 (medali perunggu); 

8. Suryo Nugroho, cabor para-badminton nomor tunggal putra SU5 (medali perunggu); dan 

9. Fredy Setiawan, cabor para-badminton nomor tunggal putra SL4 (medali perunggu).

 

“Tiada kali lain yang dapat kita ucapkan selain bersyukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas pencapaian yang telah kita raih. Alhamdulillah kita mampu mencapai target yang telah ditetapkan,” ucap Andi Herman, Chef de Mission Kontingen Indonesia, dalam rilisnya di Jakarta, Senin (6/9/2021).


Prestasi yang diraih Indonesia merupakan buah dari persiapan jangka panjang berkelanjutan dalam pelatnas NPC (Organisasi olahraga disabilitas) yang diadakan di Solo, Jawa Tengah.
 

“Para atlet telah melakukan latihan di pelatnas sejak 2018 yang awalnya untuk tampil di ASEAN Paragames Filipina yang akhirnya dibatalkan. Kalau untuk persiapan untuk Paralimpiade ini, kami melakukan latihan sejak tahun 2020,” jelas Manajer Tim para bulu tangkis Sapta Kunta Purnama.
 

Torehan prestasi Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020 merupakan kejutan bagi olah raga nasional karena mampu meraih total sembilan medali dan menghuni posisi 43 daftar perolehan medali.
 

Hasil itu justru telah menjawab tantangan pemerintah dalam desain besar olah raga nasional, yang mana menargetkan Paralimpiade Indonesia bisa menembus posisi 40 besar pada Paralimpiade Paris 2024 mendatang. Target masuk posisi 40 besar justru telah dipenuhi di Paralimpiade 2020 ini.
 

“Dalam desain besar olah raga nasional, NPC telah membuat road map olah raga nasional hingga 2045 dimana NPC sudah mencanangkan masuk urutan 10 besar pada 2045. Untuk mencapai target itu kita harus melakukan pembinaan secara berkesinambungan,” jelas Rima Ferdianto, Wakil Sekretaris Jenderal NPC Indonesia.
 

“Untuk tahun ini target kita telah terlampaui sementara untuk tahun 2024, kita menargetkan tiga medali emas serta menargetkan lebih banyak cabang olah raga lagi yang tampil di Paris nanti,” harap Rima.
 

Selain akan mempertahankan tujuh cabor yang telah tampil di Paralimpiade 2020, NPC juga menargetkan ada tambahan dua cabor yakni boccia dan panahan untuk lolos ke Paralimpiade 2024.
 

Untuk meloloskan banyak cabor pada Paralimpiade berikutnya, NPC akan mengirim lebih banyak atlet untuk mengikuti kualifikasi menuju Paralimpiade 2024.
 

Presiden Joko Widodo mengaku bangga dan gembira atas pencapain para atlet yang berpartisipasi di Paralimpiade Tokyo 2020. Dalam sesi Video Call, Presiden Jokowi mengucapkan selamat kepada para atlet dan mengaku siap menyambut para pahlawan bangsa di Istana Negara.
 

Seluruh kontingen Indonesia yang berjuang di Paralimpiade Tokyo telah kembali ke tanah air. Kedatangan kloter terakhir tim Merah Putih itu disambut oleh Menteri Pemuda dan Olah raga, Zainudin Amali di terminal 3 Bandar Udara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Selasa, 7 September 2021, pukul 04.00 WIB.
 

Kepulangan kloter terakhir kontingen Paralimpiade Indonesia ini dipimpin langsung oleh Chef de Mission Andi Herman serta Ketua NPC Indonesia Senny Marbun. Dalam rombongan juga terdapat atlet dari cabang olah raga para-badminton dan para-atletik, termasuk Leani Ratri Oktila, Khalimatus Sadiyah, dan Hary Susanto.
 

Dalam sambutannya Menpora Zainudin Amali mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo menyampaikan salam hangat dan terima kasih kepada semua kontingen Paralimpiade Indonesia.

 

“Atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, Presiden Jokowi menyampaikan terima kasih kepada atlet, pelatih dan seluruh kontingen Indonesia. Bapak Presiden juga berpesan bahwa setelah karantina, beliau dijadwalkan akan menerima kontingen Paralimpiade di istana,” ucap Zainudin Amali dalam acara penyambutan, Selasa, 7 September 2021. 

 

"Satu hal yang membanggakan kita, bahwa pencapaian kontingen ini mengalami peningkatan sangat pesat dan luar biasa dibandingkan Paralimpiade Rio de Janiero 2016 dimana saat itu Indonesia hanya berada di peringkat 76, tetapi sekarang naik menjadi peringkat ke 43,” kata Zainudin Amali.

 

Melihat prestasi bagus di Paralimpiade Tokyo 2020, Menpora menegaskan, keberhasilan yang ditunjukkan kontingen Indonesia itu tidak ada bedanya dengan Olimpiade.  Mereka sama-sama bisa menghasilkan prestasi dan bisa mengharumkan nama bangsa. Amali menghimbau kepada masyarakat untuk juga memberikan dukungan yang sama kepada Paralimpiade.


Infografis Liputan6.com

Baca Artikel Lain

Bisnis Lokal  26 September 2021

Cara Daftar Sertifikasi Halal dari Kemenag untuk UMKM

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Kabar Terkini  26 September 2021

Jokowi Sampaikan Pidato Sidang PBB Melalui Virtual

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


62 Pride  17 September 2021

Peneliti UGM Masuk Daftar Orang Paling Berpengaruh 2021

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Kabar Terkini  16 September 2021

PeduliLindungi Berlaku di Tempat Wisata

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Gaya Hidup  14 September 2021

Diaspora Indonesia Luncurkan Cafe Dangdut di New York

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Artikel Terbaru

Bisnis Lokal  26 September 2021

Cara Daftar Sertifikasi Halal dari Kemenag untuk UMKM

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

Kabar Terkini  26 September 2021

Jokowi Sampaikan Pidato Sidang PBB Melalui Virtual

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

62 Pride  17 September 2021

Peneliti UGM Masuk Daftar Orang Paling Berpengaruh 2021

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

Kabar Terkini  16 September 2021

PeduliLindungi Berlaku di Tempat Wisata

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

Gaya Hidup  14 September 2021

Diaspora Indonesia Luncurkan Cafe Dangdut di New York

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka