Gaya Hidup  23 April 2021, 08:34

Juri Indonesia Bertambah di Olimpiade Tokyo

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Juri Indonesia Bertambah di Olimpiade Tokyo

Juri dari disiplin loncat indah, Pranarta, terpilih sebagai perwakilan Indonesia yang akan bertugas sebagai International Technical Officials (ITO) dalam Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli-8 Agustus 2021.
 

Pranarta menjadi ITO kedua asal Indonesia di Olimpiade Tokyo. Sebelumnya, wasit tinju bintang tiga Putra Arisa Pohan atau yang akrab disapa Boy Pohan juga ditunjuk memimpin pertandingan pada pesta olahraga empat tahunan itu.
 

“Kami baru menerima informasi bahwa salah satu judge disiplin loncat indah, yakni Pranarta ditawarkan menjadi ITO di Tokyo 2020,” Kabar ini diterima akhir pekan lalu dan beliau langsung berkoordinasi dengan kami serta PRSI,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya M Noeradi dalam keterangan tertulisnya, Selasa 20 April 2021.

 

Menurut Wijaya, Pranarta yang pernah menjadi juri Asian Games 2018 Jakarta-Palembang itu punya tantangan tersendiri sebelum bertugas Tokyo. Ia membutuhkan penyegaran karena sudah setahun tidak memimpin perlombaan akibat pandemi COVID-19.
 

Penyegaran sebagai juri bisa dilakukan dalam FINA Diving World Cup 2021 di Tokyo pada 1-6 Mei.
 

Akan tetapi, Wijaya mengakui biaya yang dibutuhkan untuk berangkat ke Tokyo tidak sedikit, termasuk untuk biaya akomodasi dan transportasi. Namun KOI, lanjut Wijaya, siap membantu mencarikan solusi.
 

“Yang jelas ini kesempatan yang sangat berharga untuk Indonesia. Ini juga sejalan dengan keinginan Ketua Umum Raja Sapta Oktohari yang ingin federasi olahraga nasional memiliki banyak ITO di ajang internasional,” pungkas dia.
 

Sementara itu, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis Merah Putih bisa menambah perwakilan atletnya ke Olimpiade 2020 Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.
 

Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono mengatakan peluang tersebut masih terbuka lebar karena babak kualifikasi masih berlangsung.

 

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu, Ferry menyebut salah satu cabang olahraga yang berpeluang menambah wakilnya ke Tokyo adalah angkat besi. Tujuh lifter saat ini tengah berada di Tashkent, Uzbekistan untuk merebut tiket tambahan dalam Kejuaraan Asia pada 18-25 April, menemani Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah yang sudah dalam posisi aman ke Olimpiade.
 

Cabang lainnya yang masih bisa meraih tiket Olimpiade adalah balap sepeda dan surfing. “PB ISSI memiliki kejuaraan yang masuk dalam perhitungan poin Road to Tokyo. Kami berharap pebalap, khusunya nomor BMX, bisa memaksimalkan kesempatan itu,” kata Ferry.
 

“Potensi yang sama juga bisa didapat cabor yang baru dipertandingkan di Olimpiade, seperti surfing,” sambung diaKomite Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis Merah Putih bisa menambah perwakilan atletnya ke Olimpiade 2020 Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.
 

Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono mengatakan peluang tersebut masih terbuka lebar karena babak kualifikasi masih berlangsung. Ferry menyebut salah satu cabang olahraga yang berpeluang menambah wakilnya ke Tokyo adalah angkat besi.
 

Tujuh lifter saat ini tengah berada di Tashkent, Uzbekistan untuk merebut tiket tambahan dalam Kejuaraan Asia pada 18-25 April, menemani Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah yang sudah dalam posisi aman ke Olimpiade.
 

Cabang lainnya yang masih bisa meraih tiket Olimpiade adalah balap sepeda dan surfing. “PB ISSI memiliki kejuaraan yang masuk dalam perhitungan poin Road to Tokyo. Kami berharap pebalap, khusunya nomor BMX, bisa memaksimalkan kesempatan itu,” kata Ferry. “Potensi yang sama juga bisa didapat cabor yang baru dipertandingkan di Olimpiade, seperti surfing,” sambung dia.

Baca Artikel Lain

3 Artefak Kuno Dikembalikan Dari Amerika ke Indonesia
Daftar Medali Olimpiade yang Diraih Indonesia
Ada Pemuda Indonesia Dibalik Pembuatan Vaksin AstraZeneca
Layanan Telemedisin & Obat Gratis untuk Pasien COVID-19 Isolasi Mandiri
Lawan Pandemi Lewat Wargabantuwarga.com

Gaya Hidup  23 April 2021, 08:34

Juri Indonesia Bertambah di Olimpiade Tokyo

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Juri Indonesia Bertambah di Olimpiade Tokyo

Juri dari disiplin loncat indah, Pranarta, terpilih sebagai perwakilan Indonesia yang akan bertugas sebagai International Technical Officials (ITO) dalam Olimpiade Tokyo 2020 pada 23 Juli-8 Agustus 2021.
 

Pranarta menjadi ITO kedua asal Indonesia di Olimpiade Tokyo. Sebelumnya, wasit tinju bintang tiga Putra Arisa Pohan atau yang akrab disapa Boy Pohan juga ditunjuk memimpin pertandingan pada pesta olahraga empat tahunan itu.
 

“Kami baru menerima informasi bahwa salah satu judge disiplin loncat indah, yakni Pranarta ditawarkan menjadi ITO di Tokyo 2020,” Kabar ini diterima akhir pekan lalu dan beliau langsung berkoordinasi dengan kami serta PRSI,” kata Wakil Sekretaris Jenderal Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya M Noeradi dalam keterangan tertulisnya, Selasa 20 April 2021.

 

Menurut Wijaya, Pranarta yang pernah menjadi juri Asian Games 2018 Jakarta-Palembang itu punya tantangan tersendiri sebelum bertugas Tokyo. Ia membutuhkan penyegaran karena sudah setahun tidak memimpin perlombaan akibat pandemi COVID-19.
 

Penyegaran sebagai juri bisa dilakukan dalam FINA Diving World Cup 2021 di Tokyo pada 1-6 Mei.
 

Akan tetapi, Wijaya mengakui biaya yang dibutuhkan untuk berangkat ke Tokyo tidak sedikit, termasuk untuk biaya akomodasi dan transportasi. Namun KOI, lanjut Wijaya, siap membantu mencarikan solusi.
 

“Yang jelas ini kesempatan yang sangat berharga untuk Indonesia. Ini juga sejalan dengan keinginan Ketua Umum Raja Sapta Oktohari yang ingin federasi olahraga nasional memiliki banyak ITO di ajang internasional,” pungkas dia.
 

Sementara itu, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis Merah Putih bisa menambah perwakilan atletnya ke Olimpiade 2020 Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.
 

Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono mengatakan peluang tersebut masih terbuka lebar karena babak kualifikasi masih berlangsung.

 

Dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Rabu, Ferry menyebut salah satu cabang olahraga yang berpeluang menambah wakilnya ke Tokyo adalah angkat besi. Tujuh lifter saat ini tengah berada di Tashkent, Uzbekistan untuk merebut tiket tambahan dalam Kejuaraan Asia pada 18-25 April, menemani Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah yang sudah dalam posisi aman ke Olimpiade.
 

Cabang lainnya yang masih bisa meraih tiket Olimpiade adalah balap sepeda dan surfing. “PB ISSI memiliki kejuaraan yang masuk dalam perhitungan poin Road to Tokyo. Kami berharap pebalap, khusunya nomor BMX, bisa memaksimalkan kesempatan itu,” kata Ferry.
 

“Potensi yang sama juga bisa didapat cabor yang baru dipertandingkan di Olimpiade, seperti surfing,” sambung diaKomite Olimpiade Indonesia (KOI) optimistis Merah Putih bisa menambah perwakilan atletnya ke Olimpiade 2020 Tokyo pada 23 Juli-8 Agustus mendatang.
 

Sekretaris Jenderal KOI Ferry Kono mengatakan peluang tersebut masih terbuka lebar karena babak kualifikasi masih berlangsung. Ferry menyebut salah satu cabang olahraga yang berpeluang menambah wakilnya ke Tokyo adalah angkat besi.
 

Tujuh lifter saat ini tengah berada di Tashkent, Uzbekistan untuk merebut tiket tambahan dalam Kejuaraan Asia pada 18-25 April, menemani Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah yang sudah dalam posisi aman ke Olimpiade.
 

Cabang lainnya yang masih bisa meraih tiket Olimpiade adalah balap sepeda dan surfing. “PB ISSI memiliki kejuaraan yang masuk dalam perhitungan poin Road to Tokyo. Kami berharap pebalap, khusunya nomor BMX, bisa memaksimalkan kesempatan itu,” kata Ferry. “Potensi yang sama juga bisa didapat cabor yang baru dipertandingkan di Olimpiade, seperti surfing,” sambung dia.

Baca Artikel Lain

62 Pride  29 Juli 2021

3 Artefak Kuno Dikembalikan Dari Amerika ke Indonesia

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


62 Pride  28 Juli 2021

Daftar Medali Olimpiade yang Diraih Indonesia

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka




Kabar Terkini  15 Juli 2021

Lawan Pandemi Lewat Wargabantuwarga.com

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Artikel Terbaru