62 Pride  31 Maret 2021, 10:45

Krakatau Steel Ekspor 20 Ribu Ton Baja Ke Eropa

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Krakatau Steel Ekspor 20 Ribu Ton Baja Ke Eropa

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melakukan ekspor produk baja Hot Rolled Coil (HRC) sebesar 20.500 ton ke Eropa pada kuartal pertama 2021. Ekspor dilakukan ke tiga negara, antara lain Portugal dengan total pengiriman 7.500 ton, Spanyol sebesar 7.000 ton, dan Italia sebanyak 6.000 ton.⁣ Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan bahwa ekspor baja tersebut merupakan yang kedua kali dalam tahun ini, setelah pada awal Februari lalu perseroan melakukan ekspor ke Malaysia.
 

“Di Eropa produk HRC menjadi produk utama yang diekspor sedangkan untuk Malaysia kami ekspor HRC, Hot Rolled Plate (HRP), dan Hot Rolled Pickled Oil (HRPO),” ujar Silmy seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (9/3/2021).
 

Produk baja HRC begitu diminati karena ideal dalam penggunaan proyek-proyek dan digunakan untuk segmen General Structure dan Pipe % Tube di negara-negara tersebut.⁣
 

Pengiriman ekspor baja ini dilakukan melalui Pelabuhan Cigading, Cilegon, yang merupakan pelabuhan milik PT Krakatau Bandar Samudera. Secara keseluruhan, pengiriman ekspor baja perseroan ke Eropa pada tahun ini mencapai 100.000 ton, termasuk melakukan ekspor ke Australia untuk produk Hot Rolled Plate (HRP).⁣
 

Sebagai informasi, sepanjang 2020 volume penjualan HRC dan Cold Rolled Coil (CRC) Krakatau Steel sekitar 1,6 juta ton dengan porsi ekspor mencapai 12 persen yaitu 128.341,9 ton. Pada 2021, Krakatau Steel menargetkan volume penjualan HRC dan CRC hingga 2,04 juta ton dengan target ekspor mencapai 155.000 ton.⁣
 

Dalam laporan keuangan per September 2020, KRAS membukukan pendapatan US$938,79 juta. Nilai itu menurun 10,85 persen year on year (yoy) dari sebelumnya US$1,05 miliar. Sementara itu rugi bersih mengempis menjadi US$27,39 juta dibandingkan dengan rugi bersih periode yang sama 2019 US$211,91 juta. Di lantai bursa, pada perdagangan Selasa (9/3/2021) saham KRAS naik 3,08 persen ke posisi Rp670. Sepanjang tahun berjalan 2021, KRAS telah naik 51,58 persen. Kapitalisasi pasar KRAS sebesar Rp12,96 triliun.

Baca Artikel Lain

NUSANTARA Nama Ibukota Baru Indonesia
Vaksin Booster GRATIS untuk Seluruh Masyarakat Indonesia
Bangga! Sumba Terpilih Sebagai Destinasi Terbaik di Dunia
Hasil Timnas Indonesia di Piala AFF 2020: Runner Up, Fair Play Award & Pemain Muda Terbaik
Ubud Kota Terbaik di Dunia Tahun 2021 Versi Majalah Travel and Leisure

62 Pride  31 Maret 2021, 10:45

Krakatau Steel Ekspor 20 Ribu Ton Baja Ke Eropa

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Krakatau Steel Ekspor 20 Ribu Ton Baja Ke Eropa

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) melakukan ekspor produk baja Hot Rolled Coil (HRC) sebesar 20.500 ton ke Eropa pada kuartal pertama 2021. Ekspor dilakukan ke tiga negara, antara lain Portugal dengan total pengiriman 7.500 ton, Spanyol sebesar 7.000 ton, dan Italia sebanyak 6.000 ton.⁣ Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan bahwa ekspor baja tersebut merupakan yang kedua kali dalam tahun ini, setelah pada awal Februari lalu perseroan melakukan ekspor ke Malaysia.
 

“Di Eropa produk HRC menjadi produk utama yang diekspor sedangkan untuk Malaysia kami ekspor HRC, Hot Rolled Plate (HRP), dan Hot Rolled Pickled Oil (HRPO),” ujar Silmy seperti dikutip dari keterangan resminya, Selasa (9/3/2021).
 

Produk baja HRC begitu diminati karena ideal dalam penggunaan proyek-proyek dan digunakan untuk segmen General Structure dan Pipe % Tube di negara-negara tersebut.⁣
 

Pengiriman ekspor baja ini dilakukan melalui Pelabuhan Cigading, Cilegon, yang merupakan pelabuhan milik PT Krakatau Bandar Samudera. Secara keseluruhan, pengiriman ekspor baja perseroan ke Eropa pada tahun ini mencapai 100.000 ton, termasuk melakukan ekspor ke Australia untuk produk Hot Rolled Plate (HRP).⁣
 

Sebagai informasi, sepanjang 2020 volume penjualan HRC dan Cold Rolled Coil (CRC) Krakatau Steel sekitar 1,6 juta ton dengan porsi ekspor mencapai 12 persen yaitu 128.341,9 ton. Pada 2021, Krakatau Steel menargetkan volume penjualan HRC dan CRC hingga 2,04 juta ton dengan target ekspor mencapai 155.000 ton.⁣
 

Dalam laporan keuangan per September 2020, KRAS membukukan pendapatan US$938,79 juta. Nilai itu menurun 10,85 persen year on year (yoy) dari sebelumnya US$1,05 miliar. Sementara itu rugi bersih mengempis menjadi US$27,39 juta dibandingkan dengan rugi bersih periode yang sama 2019 US$211,91 juta. Di lantai bursa, pada perdagangan Selasa (9/3/2021) saham KRAS naik 3,08 persen ke posisi Rp670. Sepanjang tahun berjalan 2021, KRAS telah naik 51,58 persen. Kapitalisasi pasar KRAS sebesar Rp12,96 triliun.

Baca Artikel Lain

Kabar Terkini  18 Januari 2022

NUSANTARA Nama Ibukota Baru Indonesia

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka



62 Pride  12 Januari 2022

Bangga! Sumba Terpilih Sebagai Destinasi Terbaik di Dunia

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka




Artikel Terbaru