62 Pride  20 Oktober 2020, 14:29

Pemerintah UEA Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Pemerintah UEA Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo

Indonesia patut berbangga. Nama Presiden RI Jokowi diabadikan menjadi nama jalan di Abu Dhabi.
 

Jalan tersebut telah diresmikan pada Senin 19 Oktober 2020 oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, anggota sekaligus Chairman Abu Dhabi Executive Office. Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi, Nur Ibrahim mengungkapkan, kegiatan peresmian nama jalan itu turut dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab (UEA). Turut hadir pula sejumlah pejabat Kementerian Luar Negeri UEA dan Abu Dhabi Municipality. Nur mengatakan, penamaan Jalan Presiden Jokowi ini merefleksikan hubungan erat antar pemerintah Indonesia dengan UEA.
 

“Penamaan jalan Presiden Joko Widodo merefleksikan hubungan erat RI–UEA, sekaligus bentuk penghormatan (tribute) Pemerintah UEA kepada Presiden RI saat ini Joko Widodo dalam memajukan hubungan bilateral RI –UEA selama menjabat sebagai kepala negara,” kata Nur dalam keterangan tertulis, Selasa 20 Oktober 2020.
 

Dalam akun instagram-nya, Jokowi mengatakan seruas jalan di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) diresmikan dengan nama Presiden Joko Widodo Street oleh Chairman Abu Dhabi Executive Office Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan. “Seruas jalan di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) kemarin diresmikan sebagai Presiden Joko Widodo Street oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Chairman Abu Dhabi Executive Office,” kata Jokowi, Selasa (20/10/2020). Jokowi mengatakan jalan tersebut membelah kawasan Abu Dhabi National Exhibition Center dengan Embassy Area yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik. “Jalan yang membelah kawasan Abu Dhabi National Exhibition Center dengan Embassy Area yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik itu menggunakan nama saya,” ujar Jokowi.


Penamaan jalan tersebut, menurut Jokowi, merupakan sebuah penghargaan dan kehormatan. Namun bukan untuk dirinya secara pribadi, tetapi juga untuk Indonesia. Menggambarkan begitu eratnya hubungan antara Indonesia dengan UEA yang telah bekerja sama dalam berbagai bidang. “Ini tentu bentuk penghargaan dan kehormatan. Bukan untuk saya pribadi semata-mata, tetapi untuk Indonesia. Sebuah gambaran betapa eratnya hubungan di antara dua negara yang kini bekerja sama dalam berbagai bidang,” jelas Jokowi. “Di balik penamaan jalan itu, tersimpan harapan semoga hubungan kedua negara semakin kokoh, saling menguatkan dan bermanfaat bagi rakyat Uni Emirat Arab dan Indonesia,” tutur Jokowi.

 

Sementara itu, Dubes RI Husin Bagis yang diwawancarai media Abu Dhabi berharap penamaan Jalan Presiden Jokowi ini memperkokoh dan meningkatkan hubungan bilateral RI-UEA semakin erat. Perubahan nama jalan di Abu Dhabi dengan nama pemimpin negara sahabat sebelumnya juga pernah dilakukan Pemerintah UEA pada tanggal 23 September 2019 lalu. Saat itu mereka meresmikan Jalan King Salman bin Abdulaziz Al Saud di salah satu ruas jalan di Abu Dhabi sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Raja Salman kepada dunia Islam dan untuk memperkuat hubungan bilateral UEA dan Arab Saudi.

 

Penamaan Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi menambah deretan tokoh Indonesia yang namanya diabadikan dengan nama Jalan di luar negeri. Sebelumnya ada Jalan Sukarno di Rabat, Maroko, Jalan Muhammad Hatta di Harleem, Belanda, Jalan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam, dan Jalan Munir di Den Haag.

Baca Artikel Lain

Indonesia Peringkat 2 Bank Berkelanjutan di ASEAN
Arti Sesajen Bagi Masyarakat Bali
Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022
Tino Sidin, Sosok Dibalik Gambar Google Edisi Hari Guru Nasional
Nama Tokoh Indonesia Ada di Jalan Luar Negeri

62 Pride  20 Oktober 2020, 14:29

Pemerintah UEA Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Pemerintah UEA Resmikan Nama Jalan Presiden Joko Widodo

Indonesia patut berbangga. Nama Presiden RI Jokowi diabadikan menjadi nama jalan di Abu Dhabi.
 

Jalan tersebut telah diresmikan pada Senin 19 Oktober 2020 oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, anggota sekaligus Chairman Abu Dhabi Executive Office. Koordinator Fungsi Pensosbud KBRI Abu Dhabi, Nur Ibrahim mengungkapkan, kegiatan peresmian nama jalan itu turut dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Uni Emirat Arab (UEA). Turut hadir pula sejumlah pejabat Kementerian Luar Negeri UEA dan Abu Dhabi Municipality. Nur mengatakan, penamaan Jalan Presiden Jokowi ini merefleksikan hubungan erat antar pemerintah Indonesia dengan UEA.
 

“Penamaan jalan Presiden Joko Widodo merefleksikan hubungan erat RI–UEA, sekaligus bentuk penghormatan (tribute) Pemerintah UEA kepada Presiden RI saat ini Joko Widodo dalam memajukan hubungan bilateral RI –UEA selama menjabat sebagai kepala negara,” kata Nur dalam keterangan tertulis, Selasa 20 Oktober 2020.
 

Dalam akun instagram-nya, Jokowi mengatakan seruas jalan di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) diresmikan dengan nama Presiden Joko Widodo Street oleh Chairman Abu Dhabi Executive Office Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan. “Seruas jalan di Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (UEA) kemarin diresmikan sebagai Presiden Joko Widodo Street oleh Sheikh Khalid bin Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Chairman Abu Dhabi Executive Office,” kata Jokowi, Selasa (20/10/2020). Jokowi mengatakan jalan tersebut membelah kawasan Abu Dhabi National Exhibition Center dengan Embassy Area yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik. “Jalan yang membelah kawasan Abu Dhabi National Exhibition Center dengan Embassy Area yang ditempati sejumlah Kantor Perwakilan Diplomatik itu menggunakan nama saya,” ujar Jokowi.


Penamaan jalan tersebut, menurut Jokowi, merupakan sebuah penghargaan dan kehormatan. Namun bukan untuk dirinya secara pribadi, tetapi juga untuk Indonesia. Menggambarkan begitu eratnya hubungan antara Indonesia dengan UEA yang telah bekerja sama dalam berbagai bidang. “Ini tentu bentuk penghargaan dan kehormatan. Bukan untuk saya pribadi semata-mata, tetapi untuk Indonesia. Sebuah gambaran betapa eratnya hubungan di antara dua negara yang kini bekerja sama dalam berbagai bidang,” jelas Jokowi. “Di balik penamaan jalan itu, tersimpan harapan semoga hubungan kedua negara semakin kokoh, saling menguatkan dan bermanfaat bagi rakyat Uni Emirat Arab dan Indonesia,” tutur Jokowi.

 

Sementara itu, Dubes RI Husin Bagis yang diwawancarai media Abu Dhabi berharap penamaan Jalan Presiden Jokowi ini memperkokoh dan meningkatkan hubungan bilateral RI-UEA semakin erat. Perubahan nama jalan di Abu Dhabi dengan nama pemimpin negara sahabat sebelumnya juga pernah dilakukan Pemerintah UEA pada tanggal 23 September 2019 lalu. Saat itu mereka meresmikan Jalan King Salman bin Abdulaziz Al Saud di salah satu ruas jalan di Abu Dhabi sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Raja Salman kepada dunia Islam dan untuk memperkuat hubungan bilateral UEA dan Arab Saudi.

 

Penamaan Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi menambah deretan tokoh Indonesia yang namanya diabadikan dengan nama Jalan di luar negeri. Sebelumnya ada Jalan Sukarno di Rabat, Maroko, Jalan Muhammad Hatta di Harleem, Belanda, Jalan Raden Adjeng Kartini di Amsterdam, dan Jalan Munir di Den Haag.

Baca Artikel Lain

Bisnis Lokal  02 Desember 2020

Indonesia Peringkat 2 Bank Berkelanjutan di ASEAN

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Komunitas & Sosial  30 November 2020

Arti Sesajen Bagi Masyarakat Bali

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Kabar Terkini  26 November 2020

Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka



62 Pride  24 November 2020

Nama Tokoh Indonesia Ada di Jalan Luar Negeri

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Artikel Terbaru

Bisnis Lokal  02 Desember 2020

Indonesia Peringkat 2 Bank Berkelanjutan di ASEAN

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

Komunitas & Sosial  30 November 2020

Arti Sesajen Bagi Masyarakat Bali

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

Kabar Terkini  26 November 2020

Indonesia Jadi Tuan Rumah KTT G20 Tahun 2022

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

62 Pride  24 November 2020

Nama Tokoh Indonesia Ada di Jalan Luar Negeri

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka