62 Pride  28 Agustus 2020, 14:30

Presiden Jokowi Meresmikan Bandara Internasional Yogyakarta

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Presiden Jokowi Meresmikan Bandara Internasional Yogyakarta

Pada hari Jumat, 28 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo bertolak ke Yogyakarta dalam rangka kunjungan kerja sekaligus melakukan peresmian Yogyakarta International Airport (YIA) serta pengoperasian menara Airnav Indonesia, dan sistem peringatan dini tsunami. Presiden juga diagendakan menyerahkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta.
 

Jokowi menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.  

 


 

Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) berlokasi di Kabupaten Kulonprogo telah beroperasi sejak akhir bulan Maret yang lalu. PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I juga memastikan akan membuka layanan penerbangan internasional langsung dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan sebaliknya. Pembangunan bandara ini hanya memerlukan waktu 20 bulan dengan luas terminal 219 ribu meter persegi dengan dilengkapi dengan teknologi mitigasi dan daya tahan tinggi terhadap bencana sehingga bisa tahan gempa bumi dengan kekuatan mencapai 8,8 skala ritcher dan gelombang tsunami setinggi 12 meter.
 

Foto : Istimewa/Angkasa Pura Airports
 

Presiden Jokowi juga memuji keterlibatan Sultan Hamengkubuwono X yang sangat perhatian terhadap desain arsitektur bandara serta PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP dan PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I sebagai pengelola yang turut serta mendesain dengan tampilan yang baik. Jokowi yakin bandara akan segera ramai setelah vaksin virus covid-19 ditemukan dan didistribusikan ke masyarakat. Secara total, anggaran yang digunakan untuk pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta mencapai Rp 11,3 triliun, dana untuk pembebasan lahan Rp 4,2 triliun dan konstruksi Rp 7,1 triliun.
 

Foto : Jogjainfo.id
 

Luas terminal Bandara Internasional lebih besar melebihi Bandar Udara Adi Sucipto yang sebelumnya menjadi bandara utama di Yogyakarta dengan kapasitas mencapai 20 juta penumpang per tahun. 12,5 kali lipat dari Adi Sucipto dengan panjang lintasan pesawat (railway) yang lebih panjang, mencapai 3.250 meter sementara Bandara Adi Sucipto hanya mencapai 2.200 meter. Bahkan pesawat berjenis Airbus A380 dan Boeing 777 yang tergolong besar bisa mendarat di sini sementara di Adi Sucipto hanya bisa untuk pesawat yang narrow body.
 


 

Lokalovers ada yang sudah pernah tiba di Bandara Internasional Yogyakarta? Kalau belum mungkin nanti lain waktu bisa jalan-jalan lagi, jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan juga ya!

Baca Artikel Lain

PSBB Babak 2

Kabar Terkini  23 September 2020, 12:37

PSBB Babak 2

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Pada generasi ini, kita telah menghadapi banyak tantangan. Tantangan-tantangan ini berbeda-beda dan harus kita hadapi dalam berbagai bentuk. Dari perang dunia hingga gejolak ekonomi, dan terjadinya Read more...

Wah, Ku Ka Berubahhhhhhhhh!

62 Pride  23 September 2020, 09:12

Wah, Ku Ka Berubahhhhhhhhh!

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Hi Lokalovers! Ada yang ‘ngeh’ dengan tampilan di laman Ku Ka gak nih? Sekarang kok jadi banyak fitur artikelnya ya? Kemana kah Ku Ka? Mau berubah jadi apa sih? Masih jualan produk lokal?   Read more...

Wisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

62 Pride  22 September 2020, 09:49

Wisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Labuan Bajo merupakan kawasan yang berlokasi di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Tak begitu jauh dari Bali, Labuan Bajo semakin diminati dan Read more...

Kolaborasi Sepatu Merek Lokal dengan Pewarna Alami dari Daun Teh
Ramengvrl Gabung dengan Label Rekaman Amerika Serikat

62 Pride  28 Agustus 2020, 14:30

Presiden Jokowi Meresmikan Bandara Internasional Yogyakarta

Penulis : Ku Ka
Editor    : Ku Ka

Presiden Jokowi Meresmikan Bandara Internasional Yogyakarta

Pada hari Jumat, 28 Agustus 2020, Presiden Joko Widodo bertolak ke Yogyakarta dalam rangka kunjungan kerja sekaligus melakukan peresmian Yogyakarta International Airport (YIA) serta pengoperasian menara Airnav Indonesia, dan sistem peringatan dini tsunami. Presiden juga diagendakan menyerahkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif Usaha Mikro di Gedung Agung, Istana Kepresidenan Yogyakarta.
 

Jokowi menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma menuju Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Mayjen TNI Suharyanto, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.  

 


 

Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) berlokasi di Kabupaten Kulonprogo telah beroperasi sejak akhir bulan Maret yang lalu. PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I juga memastikan akan membuka layanan penerbangan internasional langsung dari Daerah Istimewa Yogyakarta dan sebaliknya. Pembangunan bandara ini hanya memerlukan waktu 20 bulan dengan luas terminal 219 ribu meter persegi dengan dilengkapi dengan teknologi mitigasi dan daya tahan tinggi terhadap bencana sehingga bisa tahan gempa bumi dengan kekuatan mencapai 8,8 skala ritcher dan gelombang tsunami setinggi 12 meter.
 

Foto : Istimewa/Angkasa Pura Airports
 

Presiden Jokowi juga memuji keterlibatan Sultan Hamengkubuwono X yang sangat perhatian terhadap desain arsitektur bandara serta PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP dan PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I sebagai pengelola yang turut serta mendesain dengan tampilan yang baik. Jokowi yakin bandara akan segera ramai setelah vaksin virus covid-19 ditemukan dan didistribusikan ke masyarakat. Secara total, anggaran yang digunakan untuk pembangunan Bandara Internasional Yogyakarta mencapai Rp 11,3 triliun, dana untuk pembebasan lahan Rp 4,2 triliun dan konstruksi Rp 7,1 triliun.
 

Foto : Jogjainfo.id
 

Luas terminal Bandara Internasional lebih besar melebihi Bandar Udara Adi Sucipto yang sebelumnya menjadi bandara utama di Yogyakarta dengan kapasitas mencapai 20 juta penumpang per tahun. 12,5 kali lipat dari Adi Sucipto dengan panjang lintasan pesawat (railway) yang lebih panjang, mencapai 3.250 meter sementara Bandara Adi Sucipto hanya mencapai 2.200 meter. Bahkan pesawat berjenis Airbus A380 dan Boeing 777 yang tergolong besar bisa mendarat di sini sementara di Adi Sucipto hanya bisa untuk pesawat yang narrow body.
 


 

Lokalovers ada yang sudah pernah tiba di Bandara Internasional Yogyakarta? Kalau belum mungkin nanti lain waktu bisa jalan-jalan lagi, jangan lupa tetap menerapkan protokol kesehatan juga ya!

Baca Artikel Lain

Kabar Terkini  23 September 2020

PSBB Babak 2

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


62 Pride  23 September 2020

Wah, Ku Ka Berubahhhhhhhhh!

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


62 Pride  22 September 2020

Wisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka



62 Pride  21 September 2020

Ramengvrl Gabung dengan Label Rekaman Amerika Serikat

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka


Artikel Terbaru

Kabar Terkini  23 September 2020

PSBB Babak 2

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

62 Pride  23 September 2020

Wah, Ku Ka Berubahhhhhhhhh!

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

62 Pride  22 September 2020

Wisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka

62 Pride  21 September 2020

Ramengvrl Gabung dengan Label Rekaman Amerika Serikat

Penulis: Ku Ka
Editor   : Ku Ka